Lindungi Inovasi Akademik, UPI YPTK Gelar Sosialisasi Kekayaan Intelektual Bersama Kemenkum Sumbar

Padang, 20 Agustus 2025 — Inovasi tanpa perlindungan ibarat rumah tanpa kunci. Menyadari pentingnya hal tersebut, Universitas Putra Indonesia "YPTK" bersama dengan Kementerian Hukum Kantor Wilayah Sumatera Barat menggelar Sosialisasi Kekayaan Intelektual di UPI Convention Center, Rabu (20/08). Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata UPI YPTK dalam memperkuat kesadaran civitas akademika akan pentingnya perlindungan karya dan inovasi.

Acara dibuka oleh Rektor UPI YPTK, Assoc. Prof. Dr. Muhammad Ridwan, SE, MM, yang menegaskan bahwa karya akademik bukan hanya sekadar pemenuhan kewajiban Tri Dharma, melainkan juga aset berharga yang perlu dilindungi. Beliau menyampaikan bahwa setiap tahun dosen dan mahasiswa menghasilkan penelitian, buku ajar, modul, karya desain, perangkat lunak, hingga multimedia. Namun, banyak karya tersebut yang belum didaftarkan hak kekayaan intelektualnya. Karena itu, civitas akademika perlu lebih sadar akan pentingnya perlindungan KI agar karya memiliki nilai tambah dan manfaat lebih luas.

Dari pihak Kemenkum Sumbar, hadir langsung Kepala Kantor Wilayah, Dr. Alpius Sarumaha, S.H., M.H., yang dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada UPI YPTK atas penyelenggaraan kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam melahirkan inovasi, sehingga penting bagi setiap dosen dan mahasiswa memahami sistem kekayaan intelektual melalui proses pendaftaran serta perlindungan hak cipta, paten, maupun merek.

Turut hadir dan mendampingi, Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Lista Widyastuti, S.H., M.H., Analis Kekayaan Intelektual Ahli Madya, Desmaniar, S.H., M.Si., serta Analis Kekayaan Intelektual Ahli Muda, Liliana Mayasari, S.Kom., S.H., M.CIO., beserta tim yang menyampaikan materi secara komprehensif.

Kegiatan ini juga diikuti oleh dosen-dosen dari berbagai fakultas di lingkungan UPI YPTK. Para peserta tampak antusias menyimak materi dan diskusi interaktif yang berlangsung. Sejumlah pertanyaan diajukan, mulai dari prosedur pendaftaran hak cipta, paten, dan merek, hingga mekanisme perlindungan hukum bagi karya akademik dan inovasi.

Melalui kegiatan ini, UPI YPTK berharap para dosen, mahasiswa, dan peneliti semakin memahami pentingnya melindungi hasil karya dan riset mereka. Dengan dukungan penuh dari Kemenkum Sumbar, UPI YPTK optimis mampu melahirkan inovasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing melalui perlindungan hukum, baik di tingkat nasional maupun internasional.

UPI YPTK – BerTransformasi
#diktisaintekberdampak #upiyptk #kampusberdampak #Kemenkum #Sumbar #UPIYPTKBertransformasi

Latest News

More

Upcoming Events

Facebook

Twitter